Rabu, 19 Desember 2012
Budaya Intimidasi(Bullying)
Blog saya yang selanjutnya akan menginformasikan kasus intimidasi yang kerap kali terjadi di kalangan pelajar, hal ini sangat disayangkan karena dapat merusak moral serta etika si pelaku dan bagi sang korban ini akan menimbulkan suatu trauma tersendiri, seperti kasus pelajar sekolah yang sering kali melakukan kasus intimidasi ini, seperti kasus yang baru-baru ini beredar, seorang pelajar Sekolah Menengah Atas yang baru saja masuk Sekolah Menengah Atas/masih menjalani masa orientasi siswa, pelajar salah satu SMA Swasta ternama di Jakarta ini kerap dipukuli hingga babak belur oleh sekelompok senior, kemudian dia juga pulang hingga larut malam, hal seperti ini tentu saja sangat membahayakan bagi pelajar di Indonesia, berfikirlah bahwa baru bersekolah di Sekolah Menengah Atas saja mereka tega untuk melakukan tindak kejahatan seperti itu bagaimana kehidupan dia ke depannya, tentu dengan perlakuan yang seperti itu akan merusak moral tersangka tersebut, dan faktor lain dari kejadian ini adalah apabila orang tua korban tidak terima atas perlakuan yang dilakukan oleh tersangka tentu saja akan menimbulkan sebuah konfllik, penghapusan budaya bullying ini tentu saja tidak mudah, karena semua berubah tentu saja dari dirinya masing-masing, peran guru serta peran kepala sekolah juga diperlukan untuk membantu perubahan sikap tercela tersebut seperti menunjukan sikap yang sebagaimana dilakukan, karena guru adalah orang tua bagi murid di luar sekolah dan menurut saya guru juga berperan penting dalam pembentukan sikap siswa dan juga penghapusan Masa Orientasi Siswa yang biasanya kerap diwarnai oleh kekerasan diganti oleh Masa Orientasi Siswa yang menunjukkan prestasi murid-murid senior yang berprestasi sehingga tidak ada lagi pembedaan antara Senior dan Junior, dan peran orang tua juga sangat penting, menerapkan kedisplinan yang tinggi dan menerapkan sikap sehari-hari yang terpuji terhadap anak sehingga dia dapat mencontoh bagaimana sikap yang seharusnya dan jangan melakukan kekerasan terhadap anak, karena dapat membuat anak jadi trauma di dalam faktor psikologis dan faktor lainnya. Saya rasa cukup hal yang saya sampaikan semoga Budaya Bullying yang ada di Indonesia dapat terhapuskan, dan saya ucapkan terimakasih telah membaca
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar