Minggu, 02 Desember 2012

Budaya mencontek di kalangan pelajar

Mencontek berarti anda melihat jawaban milik orang lain yang bukan menjadi hak kita, hal seperti ini bukanlah hal yang tabu bagi kalangan pelajar, dan seiring berkembangnya waktu mencontek telah menjadi  suatu kebiasaan, bahkan saya tidak ingin memungkiri bahwa saya pernah melakukan hal seperti ini (mencontek) segala cara akan dilakukan demi mendapatkan jawaban dari orang lain maupun dari suatu media. Demi mendapatkan nilai setinggi-tingginya kita rela untuk melakukan suatu hal yang sebenarnya sangat tidak baik. Setelah saya sadari, mendapatkan nilai tinggi itu sebenarnya bukanlah segala-galanya, yang terpenting dari proses belajar mengajar adalah mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya, kita harus mengubah mindset kita yang selama ini berfikiran bahwa proses belajar-mengajar berarti mendapatkan nilai setinggi mungkin. Berfikirkah anda bahwa mendapatkan nilai tinggi tetapi kita tidak mengerti maksud dari pelajaran tersebut adalah hal yang sangat percuma. Selain kita tidak mengerti maksud dari pelajaran tersebut, hal yang sangat disayangkan adalah ketika kreatifitas kita terhabat karena mencontek, dan rasa malas yang ada di dalam diri kita akan semakin besar, apabila sudah lulus dalam jenjang paling tinggi, hal yang akan kita lakukan adalah mencari kerja, kebiasaan mencontek akan memberikan dampak kita menjadi terbiasa untuk bekerja tidak mandiri (individu) padahal proses kerja akan dipertanggung jawabkan terhadap diri kita sendiri, hal ini akan sangat menyulitkan kita, masa depan yang sangat disayangkan karena kita akan kekurangan ilmu karena terbiasa untuk melakukan hal mencontek tersebut. Solusi untuk mengurangi kebiasaan mencontek ini adalah diperketatnya dalam penjagaan ulangan, sehingga akan menyulitkan dalam melakukan hal mencontek kemudian kesadaran belajar yang tinggi, rasa malas yang ada di dalam diri sebaiknya dilawan sehingga kita akan terbiasa belajar, mengubah mindset yang berfikiran bahwa belajar mengajar berarti mendapatkan nilai setinggi-tingginya menjadi proses belajar mengajar adalah hal dimana kita harus mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya demi masa depan yang sangat indah kemudian jadikan mindset kita yang berfikiran bahwa semakin mudah lelah dalam belajar itu adalah hal yang membuat diri kita menjadi bodoh, dukungan dari orang tua untuk tidak malas dalam belajar, memberikan suasana yang sangat kondusif di dalam rumah sehingga terciptanya proses kenyamanan dalam belajar mengajar, karena orang tua adalah hal yang paling menentukan dalam keberhasilan ini, dan yang terakir adalah, dalam menemui kegagalan jangan sering kali untuk meyerah, kunci dalam kesuksesan adalah "coba sekali lagi". Sekiranya itu saja yang dapat saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk menjadikan diri anda yang jauh lebih baik, terimakasih telah membaca

Tidak ada komentar:

Posting Komentar