Minggu, 20 Januari 2013
Nujuh Bulanan(Kearifan Lokal)
Pernahkah anda mendengar istilah nujuh bulanan? Adat istiadat seperti ini menjadi tradisi bagi masyarakat Jawa, upacara ini diperuntukan bagi Ibu hamil yang mengandung anak pertama, tradisi ini dilakukan untuk acara syukuran dan sekaligus diperuntukkan agar prosesi melahirkan berjalan dengan lancar, asal muasal adanya tradisi nujuh bulanan adalah dari seorang Ibu yang sudah melahirkan sembilan kali namun tidak ada satupun bayi dari Ibu tersebut yang dapat hidup dan karena Ibu tersebut sangat sedih akhirnya Ibu melaporkan kepada Prabu Jayabaya atas peristiwa itu, dan setelah mendengar keluhan dari Ibu tersebut Prabu Jayabaya memerintahkan untuk melakukan ritual nujuh bulanan, dan setelah Ibu tersebut melakukan prosesi nujuh bulanan, Ibu tersebut dapat melahirkan bayi dengan selamat dan anak itu berhasil hidup, dan dengan berhasilnya prosesi nujuh bulanan tersebut maka masyarakat Jawa melakukan tradisi tersebut secara turun-temurun bahkan sampai dengan sekarang ini, dapat diartikan bahwa upacara ini diharapkan dapat membuat bayi dan Ibu selamat. Dan menurut saya terserah bagaimana anda ingin menyikapi tradisi ini, di dalam suatu peristiwa tentu saja ada pro dan kontra, menurut saya selama ritual yang dilakukan mengandung hal baik dan positif serta tidak mengganggu kenyamanan orang lain, ritual seperti ini dapat dikatakan baik dan sah-sah saja.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar